Sekda Garut Minta Kepastian Efektivitas Dana Transfer di Tengah Evaluasi BPKP

- Jurnalis

Rabu, 11 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Kabupaten Garut, Nurdin Yana, menghadiri acara Entry Meeting Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Barat terkait Pengawasan Akuntabilitas Transfer Daerah Tahun 2024 pada Pemkab Garut, di Aula Inspektorat Kabupaten Garut, Jalan Proklamasi, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (11/9/2024).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, menghadiri Entry Meeting bersama perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Barat terkait evaluasi pengawasan akuntabilitas dana transfer daerah tahun 2024. Pertemuan ini berlangsung di Aula Inspektorat Kabupaten Garut, Rabu (11/9/2024).

Nurdin menekankan perlunya kepastian mengenai efektivitas dan mekanisme pelaksanaan dana transfer, termasuk Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Dana Bagi Hasil (DBH) untuk tahun anggaran 2023 dan 2024.

Baca Juga :  Peringatan HUT KORPRI ke-53 di Kabupaten Garut: Wujudkan Pengabdian ASN untuk Masyarakat

Ia juga meminta semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Garut bersikap kooperatif dalam menyediakan data yang dibutuhkan BPKP demi menghindari kesalahpahaman selama proses pemeriksaan.

“Kami berharap ada kepastian mengenai mekanisme dan efektivitas pelaksanaan kebijakan transfer. Jika ditemukan ketidakefektifan, diperlukan rekonstruksi atau koreksi terhadap kebijakan yang ada,” ujar Nurdin.

Baca Juga :  Bupati Syakur Resmikan Roadshow Pelayanan Publik dan FEDAS 2025, Layani Warga Hingga Gerakkan UMKM Malangbong

Sementara itu, Auditor Ahli Madya BPKP Jawa Barat, Supriatna, menjelaskan bahwa pengawasan ini bertujuan untuk mengevaluasi akuntabilitas dan efektivitas implementasi kebijakan transfer daerah melalui analisis data dan uji petik sampel.

Evaluasi ini mencakup lima poin utama, di antaranya analisis efektivitas transfer terhadap pembangunan daerah dan pemanfaatan transfer oleh pemerintah daerah.

Hasil evaluasi akan dirumuskan menjadi rekomendasi untuk peningkatan kebermanfaatan transfer ke daerah.(Red).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bulan Dana PMI Garut 2026 Resmi Dimulai, Syakur Dorong Kepedulian Kemanusiaan
Isbat Nikah Terpadu Digelar di Banyuresmi, Puluhan Pasangan Dapat Kepastian Hukum
Pemkab Garut Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Jadi Inspektur Upacara
Jalan Ciangkrong Pamulihan Resmi Dibuka, Distribusi Kopi Petani Makin Lancar
Pemkab Garut-PLN Perkuat Sinergi, Dorong Keandalan Listrik dan Iklim Investasi
Jembatan Cidarengdeng Dikebut, Pemkab Garut Pastikan Bisa Digunakan Awal Oktober
Bantuan Benih Padi Disalurkan, Petani Bayongbong Didorong Kembali Produktif
Pelayanan Kependudukan Garut Ukir Tiga Prestasi di Tingkat Jawa Barat
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Bulan Dana PMI Garut 2026 Resmi Dimulai, Syakur Dorong Kepedulian Kemanusiaan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Isbat Nikah Terpadu Digelar di Banyuresmi, Puluhan Pasangan Dapat Kepastian Hukum

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:18 WIB

Pemkab Garut Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Jadi Inspektur Upacara

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Jalan Ciangkrong Pamulihan Resmi Dibuka, Distribusi Kopi Petani Makin Lancar

Kamis, 1 Oktober 2026 - 06:32 WIB

Pemkab Garut-PLN Perkuat Sinergi, Dorong Keandalan Listrik dan Iklim Investasi

Berita Terbaru