Perkuat Kesiapsiagaan Warga, Sosialisasi Mitigasi Bencana Digelar di Sukaresmi

- Jurnalis

Selasa, 23 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan Sosialisasi Mitigasi Bencana yang diselenggarakan di Kampung Cijaringao, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut, Selasa (23/12/2025).

GARUT BERKABAR, Sukaresmi – Upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana terus dilakukan Pemerintah Kecamatan Sukaresmi. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Mitigasi Bencana yang dibuka langsung oleh Camat Sukaresmi, Iis Rahmawati, di Kampung Cijaringao, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut, Selasa (23/12/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk menekan risiko serta dampak bencana, sekaligus membangun kesadaran masyarakat agar lebih tanggap dan siap menghadapi potensi ancaman alam, khususnya tanah longsor.

Camat Sukaresmi, Iis Rahmawati, mengapresiasi peran Sekolah Sungai Cimanuk (SSG) Garut yang telah menggagas dan memfasilitasi sosialisasi tersebut.

Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan dan mitigasi bencana tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas pihak.

Perkuat Kesiapsiagaan Warga, Sosialisasi Mitigasi Bencana Digelar di Sukaresmi

“Kesadaran menjaga lingkungan harus dibangun bersama. Walaupun di sini sudah ada Kampung Siaga Bencana, tetap diperlukan dukungan dan kerja sama dari seluruh instansi serta para stakeholder agar kesiapsiagaan masyarakat benar-benar optimal,” ujarnya.

Baca Juga :  Polsek Banjarwangi Respons Cepat Temuan Longsor di Jalur Banjarwangi–Cikajang

Ia juga mengungkapkan bahwa wilayah Kampung Cijaringao termasuk daerah rawan longsor. Beberapa waktu lalu, longsor sempat terjadi dan mengakibatkan terputusnya sejumlah saluran irigasi yang menopang aktivitas pertanian warga.

“Lokasi ini sudah diasesmen oleh BPBD dan PUPR. Alhamdulillah, sudah ada rencana tindak lanjut untuk membantu penanganannya,” jelasnya.

Sebagai langkah pencegahan jangka panjang, Camat Sukaresmi menekankan pentingnya penanaman tanaman keras di area terdampak longsor. Ia berharap masyarakat dapat ikut berperan aktif dalam menjaga dan merawat tanaman tersebut agar mampu menahan pergerakan tanah.

“Ini menjadi tanggung jawab bersama. Tanaman keras yang ditanam harus dipelihara dengan baik supaya akarnya kuat dan dapat menahan tanah yang sudah labil akibat longsor,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Sekolah Sungai Cimanuk Garut, Mulyono Kadafi, menjelaskan bahwa longsor di Kampung Cijaringao telah berlangsung sejak sekitar tiga minggu terakhir. Kondisi tersebut mengancam sembilan rumah warga serta satu bangunan madrasah.

Baca Juga :  Polsek Singajaya Tindak Cepat Cek Lokasi Ambruknya Jembatan Gantung Cimanisan

“Awalnya longsor kecil, tetapi karena curah hujan tinggi dan struktur tanah yang lemah, longsor terus terjadi hampir setiap hari dan semakin meluas,” ungkapnya.

Ia menegaskan, SSG Garut bersama para stakeholder akan segera melakukan langkah mitigasi di titik-titik rawan, salah satunya melalui penanaman pohon berakar kuat untuk meminimalisir potensi longsor susulan.

“Melalui sosialisasi ini, kami bersama Kampung Siaga Bencana dan aparat setempat berupaya agar kejadian serupa bisa diantisipasi sejak dini, atau setidaknya dampaknya dapat dikurangi,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Ketua RT 03 RW 03 Kampung Cijaringao, Sueb Rizal, menyampaikan terima kasih kepada Sekolah Sungai Cimanuk Garut atas inisiatif kegiatan tersebut.

Ia berharap dukungan dari pemerintah daerah dan instansi terkait dapat segera terealisasi, khususnya dalam perbaikan wilayah yang terdampak longsor.(red)

Penulis : Rizkq

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hijaukan Kawasan Wisata, Polres Garut Tanam 500 Pohon Alpukat di Batu Lempar
Sinergi Polri, TNI, dan Warga Bersihkan Jalur Pendakian Papandayan Pasc longsor
Hijaukan Lahan Pascatambang, PT Kordon Tampomas Putra Tanam 1.000 Pohon di Banyuresmi
BPBD Garut Lakukan Assessment Longsor Leuwigoong, Mushola dan Rumah Warga Terancam
Sat Polairud Polres Garut Tingkatkan Pengamanan Wisata Pantai Selatan Jelang Libur Nataru
Tiang Listrik Roboh di Banjarwangi, Polisi Sigap Amankan Jalur dan Atur Lalu Lintas
Hari Ibu ke-97, GOW Garut Gaungkan Cinta Bumi Lewat Gerakan Tanam Pohon di Dayeuhmanggung
Bupati Garut Resmikan Dokumen IAD, Teguhkan Arah Pembangunan Berkelanjutan Kabupaten Garut
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 13:07 WIB

Hijaukan Kawasan Wisata, Polres Garut Tanam 500 Pohon Alpukat di Batu Lempar

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:44 WIB

Sinergi Polri, TNI, dan Warga Bersihkan Jalur Pendakian Papandayan Pasc longsor

Rabu, 7 Januari 2026 - 14:12 WIB

Hijaukan Lahan Pascatambang, PT Kordon Tampomas Putra Tanam 1.000 Pohon di Banyuresmi

Sabtu, 3 Januari 2026 - 23:04 WIB

BPBD Garut Lakukan Assessment Longsor Leuwigoong, Mushola dan Rumah Warga Terancam

Rabu, 24 Desember 2025 - 15:20 WIB

Sat Polairud Polres Garut Tingkatkan Pengamanan Wisata Pantai Selatan Jelang Libur Nataru

Berita Terbaru