Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menerima kunjungan silaturahmi dari Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) Provinsi Jawa Barat di Mal Pelayanan Publik (MPP) Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (13/4/2026).
GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Upaya penataan jaringan telekomunikasi di Kabupaten Garut segera memasuki tahap penguatan kolaborasi. Pemerintah Kabupaten Garut menggandeng Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) Provinsi Jawa Barat untuk melakukan pembenahan kabel dan infrastruktur telekomunikasi agar lebih tertib, aman, serta mendukung keindahan tata kota.
Langkah tersebut dibahas dalam pertemuan silaturahmi yang diterima langsung oleh Bupati Garut Abdusy Syakur Amin di Mal Pelayanan Publik (MPP) Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (13/4/2026).
Dalam agenda tersebut turut hadir sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Diskominfo Garut Agus Kurniawan, Kepala DPMPTSP Budi Gan Gan, Kepala Dinas PUPR Agus Ismail, Sekretaris Disperkim Dang Sani, serta Sekretaris Satpol PP Topan Sandi.
Bupati Garut menyampaikan apresiasi atas kehadiran APJATEL Jabar yang membawa misi penataan jaringan telekomunikasi. Menurutnya, pembenahan kabel telekomunikasi merupakan kebutuhan penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih nyaman sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Kepala Diskominfo Garut, Agus Kurniawan, menyebut kolaborasi ini akan difokuskan pada rencana jangka pendek dan jangka panjang. Untuk tahap awal, pihaknya menekankan pentingnya perapihan kabel agar lebih rapi dan mendukung estetika wilayah perkotaan. Sedangkan untuk jangka panjang, terdapat rencana relokasi jaringan guna meningkatkan keamanan serta efisiensi.
“Ada beberapa hal yang disampaikan, mulai dari penataan kabel dalam jangka pendek agar estetikanya lebih baik, sampai rencana jangka panjang berupa relokasi kabel,” ujar Agus.
Sementara itu, Ketua APJATEL Jawa Barat Yudiana Arifin menegaskan pihaknya siap mendukung penataan jaringan telekomunikasi di Kabupaten Garut. Ia menyampaikan bahwa dalam waktu dekat APJATEL akan memulai program perapihan kabel, sekaligus mendorong penerapan program ducting sebagai solusi jangka panjang, yakni memindahkan kabel udara menjadi kabel bawah tanah di titik-titik kritis.
“Kami berharap ke depan di area-area kritikal bisa diterapkan program ducting seperti di kota/kabupaten lain. APJATEL siap membantu dan mendukung, dan ini semua tanpa menggunakan dana APBD,” tegasnya.
Ia menambahkan, pendanaan program penataan jaringan ini akan berasal dari kontribusi bersama para operator telekomunikasi melalui skema gotong royong, sehingga tidak membebani anggaran pemerintah daerah.
Melalui kerja sama ini, Pemkab Garut berharap penataan jaringan telekomunikasi dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, sekaligus menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih tertib, modern, dan nyaman.(**).
Penulis : Rizkq
Editor : Admin
Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut






