“Kami tidak pernah menutup mata terhadap kondisi warga kami. Setiap ada bantuan dari pemerintah, kami selalu berusaha mendistribusikan secara merata sesuai dengan data yang kami miliki termasuk dalam Bantuan Tunai Langsung (BLT) dari Dana Desa. Bah Maman juga mendapat bantuan tersebut selama dua kali berturut-turut,” tegas Rosidin, Selasa (05/11/2024).
Rosidin juga menjelaskan bahwa ada kemungkinan Bah Maman belum terdaftar dalam program bantuan tertentu karena kendala pendataan atau belum memenuhi syarat administrasi. “Kami akan segera menindaklanjuti laporan ini dan melakukan verifikasi ulang agar Bah Maman bisa mendapatkan bantuan yang layak,” tambahnya.
Selain itu, Rosidin mengajak masyarakat untuk lebih proaktif melaporkan kondisi warga yang memerlukan bantuan. “Kami sangat terbuka terhadap laporan dari masyarakat. Jika ada yang merasa belum mendapat perhatian, kami mohon segera melapor ke perangkat desa agar dapat kami tindak lanjuti,” katanya.
Ketua RW 08, Ustad Herdiansyah, juga memberikan keterangan terkait kondisi Bah Maman. “Bah Maman masih memiliki sawah, meski tidak luas. Kondisinya tidak memprihatinkan seperti yang diberitakan,” ujarnya. Herdiansyah menegaskan komitmen pengurus kampung untuk terus meningkatkan kesejahteraan warga dan memastikan tidak ada yang terabaikan.
Dengan klarifikasi ini, diharapkan masyarakat tidak salah paham mengenai upaya pemerintah desa dalam membantu warganya yang membutuhkan. (T.Wirama)