Cuaca Ekstrem Landa Garut: Puluhan Rumah Rusak, Satu Ambruk Total

- Jurnalis

Selasa, 18 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu rumah di Kecamatan Selaawi mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon tumbang setelah angin kencang melanda wilayah tersebut pada Senin (17/2). (Foto : Dok. Pemerintah Kecamatan Selaawi)

GARUT BERKABAR – Dalam dua hari terakhir, cuaca ekstrem melanda Kabupaten Garut, menyebabkan kerusakan di dua kecamatan. Angin kencang yang terjadi pada Senin (17/2) menerjang Kecamatan Selaawi dan merusak puluhan rumah, sementara hujan deras pada Selasa (18/2) di Kecamatan Sukawening mengakibatkan satu rumah ambruk total.

Di Kecamatan Selaawi, angin kencang mengakibatkan 34 rumah rusak di Desa Putrajawa dan Desa Selaawi. Selain itu, satu fasilitas pendidikan dan satu fasilitas umum turut terdampak. Kerusakan meliputi atap rumah beterbangan, pohon tumbang yang menimpa bangunan, serta robohnya papan billboard yang menimpa kabel jaringan Telkom. Kerugian diperkirakan mencapai Rp12 juta.

Baca Juga :  Camat Caringin Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2024 dengan Penuh Makna
http://Dinas Lingkungan Hidup Mengucapkan Hari Jadi Garut Ke 212 – 16 Febuari Tahun 2025

Pemerintah Kecamatan Selaawi bersama BPBD, TNI, Polri, dan warga telah melakukan evakuasi, pembersihan puing, serta pendataan kerusakan. “Kami berharap bantuan segera turun agar warga bisa segera memperbaiki rumahnya,” ujar Camat Selaawi, Fahmi Fauzi, Selasa (18/2). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Sementara itu, di Kecamatan Sukawening, hujan deras yang terjadi pada Selasa pagi menyebabkan rumah milik Ade Alimudin (58) di Kampung Sidanghayu, Desa Pasanggrahan, ambruk total.

Baca Juga :  Polsek Singajaya Tangkap Pencuri Baterai Tower Dengan Kerugian Rp 18 Juta

Kondisi rumah yang sudah lapuk tak mampu menahan derasnya hujan, sehingga mengakibatkan kerusakan total dengan taksiran kerugian mencapai Rp100 juta.

Petugas BPBD Kabupaten Garut melakukan pengecekan di lokasi rumah yang ambruk akibat hujan deras di Kampung Sidanghayu, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Sukawening, Selasa (18/2). Rumah milik Ade Alimudin (58) ini mengalami kerusakan total dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp100 juta. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, sementara warga sekitar bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan.(Foto : Dok. Pemerintah Kecamatan Sukawening)

Saat ini, Ade mengungsi ke rumah orang tuanya, sementara warga setempat bergotong royong membersihkan puing-puing.

Camat Sukawening, Jeje Jenal Abidin, menyatakan bahwa pihaknya telah menyalurkan bantuan dari Lumbung Sosial Kecamatan. “Korban tergolong keluarga miskin, sehingga kami berharap ada bantuan dari dinas terkait untuk pembangunan kembali rumahnya,” ujarnya.Meningkatnya kejadian cuaca ekstrem di Garut membuat pemerintah daerah mengimbau warga untuk lebih waspada, terutama yang tinggal di wilayah rawan bencana. Dinas terkait diharapkan segera menyalurkan bantuan guna mempercepat pemulihan pascabencana.

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaga Kondusivitas Laga Persib-Persija, 189 Polisi Diterjunkan di Garut
Kasus Kekerasan Pelajar di Sukawening Bergulir, Polres Garut Periksa Tujuh Anak
Benda Diduga Hulu Ledak Mortir Ditemukan di Pinggir Sungai Cimanuk, Polisi Lakukan Pengamanan
Enam Titik Lahan Terbakar di Rancabango, Tim Gabungan Fokus Cegah Api Mendekati Permukiman
Tekan Gangguan Kamtibmas, Polsek Bungbulang Sita 19 Knalpot Brong
Ketua DPRD Aris Munandar Dampingi Bupati Garut Resmikan Kantor Baru KPU, Dorong Penguatan Demokrasi
Rumah Panggung Warga Banjarwangi Terbakar, Api Berhasil Dipadamkan dalam 15 Menit
Transaksi COD Berujung Penangkapan, Polisi Sita Puluhan Botol Miras di Tarogong Kidul
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 19:15 WIB

Jaga Kondusivitas Laga Persib-Persija, 189 Polisi Diterjunkan di Garut

Kamis, 10 September 2026 - 15:02 WIB

Kasus Kekerasan Pelajar di Sukawening Bergulir, Polres Garut Periksa Tujuh Anak

Minggu, 6 September 2026 - 10:50 WIB

Benda Diduga Hulu Ledak Mortir Ditemukan di Pinggir Sungai Cimanuk, Polisi Lakukan Pengamanan

Sabtu, 5 September 2026 - 20:05 WIB

Enam Titik Lahan Terbakar di Rancabango, Tim Gabungan Fokus Cegah Api Mendekati Permukiman

Kamis, 3 September 2026 - 13:37 WIB

Tekan Gangguan Kamtibmas, Polsek Bungbulang Sita 19 Knalpot Brong

Berita Terbaru