Sekda Garut Pimpin Diskusi Soal Lalu Lintas dan PKL

- Jurnalis

Kamis, 25 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah (Sekda) Garut, Nurdin Yana, menghadiri Rapat Koordinasi Pembahasan Pedagang Kaki Lima (PKL) dan Permasalahan Lalu Lintas yang berlangsung di Aula Dinas Perhubungan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (24/4/2024). (

Sekretaris Daerah (Sekda) Garut, Nurdin Yana, menghadiri Rapat Koordinasi Pembahasan Pedagang Kaki Lima (PKL) dan Permasalahan Lalu Lintas yang berlangsung di Aula Dinas Perhubungan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Rabu (24/4/2024). (

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Sekretaris Daerah (Sekda) Garut, Nurdin Yana, memimpin rapat koordinasi yang membahas masalah lalu lintas serta pedagang kaki lima (PKL).

 

Acara tersebut berlangsung di Aula Dinas Perhubungan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, pada Rabu (24/4/2024).

 

 

Dalam rapat tersebut, Sekda Nurdin Yana menyoroti isu pengamanan lalu lintas di Kabupaten Garut, termasuk peninjauan rekayasa lalu lintas dan evaluasi terhadap operasi ketupat lodaya selama perayaan Lebaran tahun 2024.

Baca Juga :  Polres Garut Tingkatkan Keamanan di Hari Ke-10 Kampanye Pilkada

 

Lebih lanjut, Nurdin Yana menjelaskan bahwa rapat juga membahas upaya untuk mengurangi kemacetan lalu lintas di beberapa titik di Kabupaten Garut, seperti rekayasa jalan di bundaran Guntur dan maktal.

 

 

Dia menyatakan perlunya evaluasi terhadap penggunaan lampu lintas di beberapa titik tersebut.Tak hanya itu, rapat juga membahas rencana pemanfaatan jalan baru, yakni Jalan Suprapto, sebagai jalur alternatif dari dan ke Bandung.

 

Langkah ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas serta meningkatkan kenyamanan bagi para pengguna jalan.

Baca Juga :  Bupati Garut Dorong ASN Lebih Disiplin dan Bertanggung Jawab Lewat Sistem Absensi Digital

 

 

Sementara itu, terkait rencana pembangunan exit tol di Kabupaten Garut, Nurdin menjelaskan bahwa pihaknya telah memiliki jalan alternatif yang direncanakan dari exit tol Kadungora menuju Desa Sukarame, Kecamatan Leles.

Meskipun demikian, pembangunan belum dapat dilaksanakan secara penuh karena keterbatasan anggaran.

Rapat ini diharapkan dapat memberikan solusi konkrit dalam penanganan masalah lalu lintas dan pembinaan pedagang kaki lima di Kabupaten Garut.(DK)

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Klinik Utama Armina Resmi Beroperasi, Diharapkan Percepat Layanan Ibu dan Anak di Garut
Wali Kota Sue Machi Tertarik Kenalkan Kopi Garut ke Pasar Jepang
Garut dan Korea Selatan Jajaki Kolaborasi Teknologi Budidaya Stroberi dan Bawang Putih
Garut Kantongi Penghargaan IIGCE 2026, Potensi Panas Bumi Jadi Andalan Energi Bersih
Jalan Banjarwangi–Singajaya–Peundeuy Diprioritaskan, Pemkab dan DPRD Garut Sepakat Percepat Penanganan
Garut Siapkan Pemenuhan 27 Ribu APJ, KPBU Jadi Alternatif Pembiayaan
Dua Pemuda Diamankan Usai Diduga Bobol Warung di Tarogong Kaler
Seleksi Pimpinan BAZNAS Garut Digelar, 24 Peserta Bersaing Rebut 20 Posisi
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:32 WIB

Klinik Utama Armina Resmi Beroperasi, Diharapkan Percepat Layanan Ibu dan Anak di Garut

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Wali Kota Sue Machi Tertarik Kenalkan Kopi Garut ke Pasar Jepang

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:30 WIB

Garut dan Korea Selatan Jajaki Kolaborasi Teknologi Budidaya Stroberi dan Bawang Putih

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:47 WIB

Jalan Banjarwangi–Singajaya–Peundeuy Diprioritaskan, Pemkab dan DPRD Garut Sepakat Percepat Penanganan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:22 WIB

Garut Siapkan Pemenuhan 27 Ribu APJ, KPBU Jadi Alternatif Pembiayaan

Berita Terbaru