Rapat Koordinasi di Garut Dorong Solusi Permasalahan Kependudukan

- Jurnalis

Selasa, 27 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan Rapat Koordinasi tentang Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) yang berlangsung di Aula DPPKBPPPA Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (26/2/2024).

Pelaksanaan Rapat Koordinasi tentang Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) yang berlangsung di Aula DPPKBPPPA Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (26/2/2024).

GARUT, Tarogong Kidul – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Garut menggelar Rapat Koordinasi (rakor) tentang Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) di Aula DPPKBPPPA Garut pada Senin (26/2/2024).

 

Rakor dihadiri oleh 55 peserta undangan, termasuk perwakilan SKPD, akademisi, tim penyusun GDPK tingkat kabupaten, dan perwakilan internal DPPKBPPPA Garut.

 

Sekretaris DPPKBPPPA Garut, Rahmat Wibawa, menjelaskan bahwa tujuan rakor ini adalah meningkatkan pemahaman dan komitmen terhadap pembangunan kependudukan dan keluarga berencana.

Baca Juga :  KABAR VIRAL: Banjir Bandang Terjang Persawahan di Desa Guna Mekar

 

Sementara itu, Sekda Kabupaten Garut, Nurdin Yana, menekankan pentingnya grand design dalam menentukan kebijakan anggaran untuk mengatasi permasalahan kependudukan.Menurut Nurdin Yana, grand design ini penting untuk mengetahui cara pengembangan kependudukan agar dapat berjalan dengan baik, terutama dalam menyelesaikan permasalahan hingga akarnya.

 

 

Salah satu narasumber, Mia Wahdini, menyambut positif rakor GDPK ini sebagai langkah awal dalam membangun komitmen dalam pembangunan kependudukan di Garut.

Baca Juga :  Garut Pecahkan Rekor MURI: Pemakaian Sarung Tenun Terbanyak oleh Ratusan ASN

 

Mia menyoroti pentingnya penyusunan GDPK dalam menanggulangi isu kependudukan di Kabupaten Garut.

 

Diharapkan dengan kegiatan ini, semua pihak dapat berkolaborasi dalam mencapai tujuan utama, yaitu mengatasi isu kependudukan di Garut melalui penyusunan GDPK yang tepat dengan kondisi aktualnya. (Panji).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tinjau TPA Pasir Bajing, Bupati Garut Pastikan Warga Terdampak Asap Mendapat Penanganan Medis
Asap Kebakaran TPA Pasir Bajing Masih Ditangani, Polres Garut Kerahkan Tim Gabungan
82 Ahli Waris di Garut Terima Santunan Kematian Rp2,659 Miliar
Enam Atlet Garut Siap Berlaga di PESONAS II 2026, Sekda Beri Dukungan dan Motivasi
Audisi Mojang Jajaka Garut 2026 Diikuti 176 Peserta, Penjaringan Duta Budaya dan Pariwisata Dimulai
Bantu Warga Dapatkan Layanan Medis, PDGI Garut Gelar Operasi Celah Bibir dan Cabut Gigi Gratis
Pascakebakaran Pasar Andir, Pemkab Garut Mulai Bersihkan Lokasi dan Siapkan Pasar Darurat
Anggaran Jaminan Kesehatan Garut Tembus Rp196 Miliar, Pemkab Tata Ulang Kepesertaan PBI
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:54 WIB

Tinjau TPA Pasir Bajing, Bupati Garut Pastikan Warga Terdampak Asap Mendapat Penanganan Medis

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Asap Kebakaran TPA Pasir Bajing Masih Ditangani, Polres Garut Kerahkan Tim Gabungan

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:43 WIB

82 Ahli Waris di Garut Terima Santunan Kematian Rp2,659 Miliar

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Enam Atlet Garut Siap Berlaga di PESONAS II 2026, Sekda Beri Dukungan dan Motivasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Audisi Mojang Jajaka Garut 2026 Diikuti 176 Peserta, Penjaringan Duta Budaya dan Pariwisata Dimulai

Berita Terbaru

Pemerintahan

82 Ahli Waris di Garut Terima Santunan Kematian Rp2,659 Miliar

Senin, 12 Okt 2026 - 11:43 WIB