“Saya melihat jurnalis kebanyakan laki-laki, dan saya ingin membuktikan bahwa wanita juga bisa menjadi bagian penting dalam dunia ini. Saya ingin menunjukkan bahwa perempuan bisa lebih kritis, mampu menulis, mengolah berita, dan menyampaikannya kepada publik dengan cara yang profesional,” ujarnya.
Dunia jurnalistik, menurut Adinda, tidak hanya sekadar menyampaikan fakta, tetapi juga melibatkan proses pengolahan informasi yang mendalam. “Jurnalis itu bukan hanya mencari dan menyampaikan berita, tapi juga mengolah dan menyajikan fakta-fakta peristiwa secara cermat dan tepat,” tambahnya.
Adinda mengaku bahwa tantangan di dunia jurnalistik saat ini semakin menarik baginya. Dia ingin menonjol dan menjadi salah satu jurnalis perempuan yang tidak hanya mampu bersaing, tetapi juga memberikan perspektif baru dalam pemberitaan.
Dengan tekad yang kuat, Adinda berharap dapat menjadi inspirasi bagi para wanita lain yang ingin memasuki dunia jurnalistik. “Saya ingin membuktikan bahwa perempuan juga bisa berperan besar dalam dunia yang selama ini lebih banyak digeluti oleh laki-laki,” tutupnya. (Fik)