Kolaborasi Diskominfo Jabar dan Bawaslu Jabar Perkuat Pengawasan Pilkada Serentak

- Jurnalis

Selasa, 8 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

_Cegah Hoaks dan Kampanye Hitam di Masa Kampanye Pemilu 2024_

GARUT BERKABAR, BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemdaprov Jabar) bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jabar telah menandatangani Komitmen Bersama untuk mengoptimalkan pengawasan Pilkada Serentak 2024 dengan memanfaatkan teknologi informasi.

Fokus utama dari pengawasan ini adalah pencegahan penyebaran hoaks, misinformasi, dan disinformasi yang dapat berujung pada kampanye hitam, terutama menjelang pemilihan. Pilkada Serentak 2024 dijadwalkan berlangsung pada 27 November, dengan pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota di 27 kabupaten/kota.

Penandatanganan komitmen dilakukan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jabar, Ika Mardiah, dan Ketua Bawaslu Jabar, Zacy Muhammad Zamzam, di Hotel Novena, Kabupaten Bandung Barat, pada Selasa (8/10/2024).

Ika Mardiah menyatakan bahwa berita bohong atau hoaks menjadi tantangan besar di masa kampanye, khususnya terkait kampanye hitam. “Harapannya, tahapan kampanye ini bisa berjalan tertib, damai, dan demokratis,” ujar Ika.

Baca Juga :  Musrenbang Kecamatan Jadi Ruang Strategis, Putri Karlina Dorong Penguatan PDRB Garut

Diskominfo Jabar telah membentuk Jabar Saber Hoaks (JSH) sejak 2018 untuk memerangi informasi keliru dan menyesatkan. JSH telah berkembang hingga direplikasi di seluruh kabupaten/kota di Jabar, bahkan menjadi model bagi provinsi lain.

Sejak awal 2024 hingga awal Oktober, JSH telah menangani 254 laporan, termasuk 173 terkait pemilu nasional, 18 terkait pilkada, dan 63 isu politik lainnya. “Kami memverifikasi laporan dan terhubung dengan Kementerian Kominfo untuk publikasi hasilnya,” tambah Ika.

Ia juga mengingatkan bahwa Jabar telah mendeklarasikan gerakan pemilu damai dengan slogan “Jabar Anteng” – Aman, Netral, Tenang. Mengingat Jabar memiliki daftar pemilih tetap terbesar di Indonesia, pilkada damai tanpa kampanye hitam menjadi tanggung jawab bersama.

Pelatihan pengecekan fakta akan digelar di seluruh kabupaten/kota untuk mendukung Komitmen Bersama ini. “Kami berharap kolaborasi ini membawa kebaikan bagi Jabar dan memastikan pilkada berjalan lancar,” tutupnya.

Baca Juga :  Respons Aspirasi Warga, Bupati Garut Benahi Tata Kelola Wisata Pantai Santolo

Ketua Bawaslu Jabar, Zacy Muhammad Zamzam, menekankan pentingnya mematuhi peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2024, terutama terkait kampanye di media sosial. “Kampanye di ruang digital harus diawasi ketat karena ada potensi penyebaran informasi yang menyesatkan,” ujarnya.

Zacy juga menyoroti perlunya edukasi masyarakat agar tidak terjebak dalam hoaks yang disebarkan pihak-pihak tak bertanggung jawab. Ia menyebut Bawaslu Jabar sudah menangani tiga kasus hoaks di Kota Depok, Kota Sukabumi, dan Kabupaten Bandung Barat, dan telah mengusulkan takedown konten terkait ujaran kebencian kepada Bawaslu RI.

“Kerja sama ini diharapkan memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam pengawasan pilkada 2024, termasuk dalam aspek publikasi dan literasi digital,” pungkasnya. (Red).

HUMAS JABAR : Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jabar. Ika Mardiah

 

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD Garut Hadiri Hari Santri 2026, Sembilan Pesantren Terima Hibah Program Santri Hebat
Perkuat Pendidikan Keagamaan, Pemkab Garut Salurkan Hibah untuk 9 Pondok Pesantren
DPRD Garut Bersama Pemkab dan TNI-Polri Perkuat Persiapan Operasional KDMP
Pemadaman Kebakaran TPA Pasir Bajing Capai 90 Persen, Pemkab Garut Siapkan Pemulihan Layanan Sampah
Lepas Diklat Calon Kepala Sekolah 2026, Bupati Garut Tekankan Penguatan Mutu dan Tata Kelola Pendidikan
Bupati Garut Dorong Pembenahan TPA Pasir Bajing, Anggaran Pengelolaan Bakal Ditambah
Hadapi Berbagai Musibah, Pemkab Garut Ajak Masyarakat Perkuat Doa dan Introspeksi Diri
Rakornas Dewan Pendidikan se-Indonesia Digelar di Garut, Wamendikdasmen Soroti Mutu dan Partisipasi Publik
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Wakil Ketua DPRD Garut Hadiri Hari Santri 2026, Sembilan Pesantren Terima Hibah Program Santri Hebat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Perkuat Pendidikan Keagamaan, Pemkab Garut Salurkan Hibah untuk 9 Pondok Pesantren

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:37 WIB

DPRD Garut Bersama Pemkab dan TNI-Polri Perkuat Persiapan Operasional KDMP

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Pemadaman Kebakaran TPA Pasir Bajing Capai 90 Persen, Pemkab Garut Siapkan Pemulihan Layanan Sampah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:47 WIB

Lepas Diklat Calon Kepala Sekolah 2026, Bupati Garut Tekankan Penguatan Mutu dan Tata Kelola Pendidikan

Berita Terbaru