Garut Siap Gelar Pasanggiri Mojang-Jajaka Anak Tingkat Jawa Barat

- Jurnalis

Rabu, 4 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ajang Pasanggiri Mojang-Jajaka kategori Anak tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2023 yang digelar di Bale Paminton, Kabupaten Garut. (Foto: Dok. Panitia Pasanggiri Mojang-Jajaka Anak tingkat Provinsi Jawa Barat 2023).

GARUT BERKABAR, Tarogong Kidul – Kabupaten Garut akan menjadi tuan rumah ajang bergengsi Pasanggiri Mojang-Jajaka kategori Anak tingkat Provinsi Jawa Barat pada 14-15 Desember 2024. Acara ini memperebutkan Piala Bergilir Gubernur Jawa Barat dan dibagi dalam empat kategori usia:

1. Usia 3-6 tahun

2. Usia 6+ sampai 9 tahun

3. Usia 9+ sampai 12 tahun

4. Usia 12+ sampai 15 tahun

Ketua Panitia, Irno Sukarno, menyatakan kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan seni, budaya, dan nilai luhur tradisi Sunda sejak usia dini. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kecintaan terhadap budaya, memperkuat jati diri bangsa, dan menyediakan ruang kompetisi yang positif bagi anak-anak,” ungkapnya dalam keterangan resmi kepada Diskominfo Kabupaten Garut, Selasa (3/12/2024).

Baca Juga :  Festival Seni Longser Garut 2024: Upaya Merawat Warisan Budaya Sunda

Irno menambahkan bahwa acara ini menjadi jembatan bagi generasi muda dalam memahami seni berias, adab berbahasa Sunda, serta wawasan seni dan budaya. Selain itu, kategori C dan D juga akan diberikan tantangan lebih, seperti sesi tanya jawab dengan juri dalam bahasa Sunda dan apresiasi terhadap kemampuan berbahasa Inggris sebagai nilai tambahan.

Baca Juga :  Pj. Bupati Garut Pastikan Layanan Kesehatan Gratis di Puskesmas Kadungora Berjalan Optimal

“Pembinaan Mojang-Jajaka harus dimulai sejak dini. Tidak mungkin mencetak Mojang-Jajaka remaja dan dewasa yang berkualitas tanpa pondasi budaya yang kuat sejak masa kanak-kanak,” ujarnya.

Pasanggiri ini juga bertujuan memperkuat ketahanan budaya lokal di tengah gempuran globalisasi. Dengan berbagai tahapan seperti technical meeting, unjuk kabisa, hingga puncak penampilan, acara ini diharapkan mampu memupuk rasa bangga terhadap budaya Sunda.

Pendaftaran untuk mengikuti ajang ini dibuka hingga 6 Desember 2024 di UPT Bale Paminton dan Museum. Irno berharap acara ini menjadi momentum penting dalam melestarikan tradisi sekaligus mempererat silaturahmi di antara peserta dan keluarga besar kebudayaan.

“Anak-anak adalah penerus budaya kita. Diharapkan mereka mampu menjunjung dan mempertahankan tradisi lokal, sambil tetap terbuka pada kemajuan zaman,” tutupnya. (Rizky).

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bulan Dana PMI Garut 2026 Resmi Dimulai, Syakur Dorong Kepedulian Kemanusiaan
Isbat Nikah Terpadu Digelar di Banyuresmi, Puluhan Pasangan Dapat Kepastian Hukum
Pemkab Garut Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Jadi Inspektur Upacara
Jalan Ciangkrong Pamulihan Resmi Dibuka, Distribusi Kopi Petani Makin Lancar
Pemkab Garut-PLN Perkuat Sinergi, Dorong Keandalan Listrik dan Iklim Investasi
Jembatan Cidarengdeng Dikebut, Pemkab Garut Pastikan Bisa Digunakan Awal Oktober
Bantuan Benih Padi Disalurkan, Petani Bayongbong Didorong Kembali Produktif
Pelayanan Kependudukan Garut Ukir Tiga Prestasi di Tingkat Jawa Barat
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Bulan Dana PMI Garut 2026 Resmi Dimulai, Syakur Dorong Kepedulian Kemanusiaan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Isbat Nikah Terpadu Digelar di Banyuresmi, Puluhan Pasangan Dapat Kepastian Hukum

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:18 WIB

Pemkab Garut Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Jadi Inspektur Upacara

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Jalan Ciangkrong Pamulihan Resmi Dibuka, Distribusi Kopi Petani Makin Lancar

Selasa, 29 September 2026 - 19:59 WIB

Jembatan Cidarengdeng Dikebut, Pemkab Garut Pastikan Bisa Digunakan Awal Oktober

Berita Terbaru