Camat Sukawening, Jeje J. Abidin, S.STP., M.Si., menyatakan bahwa program ini merupakan kolaborasi strategis antara Bappenas dan berbagai perguruan tinggi di Indonesia, yang bertujuan untuk membantu pengentasan kemiskinan melalui intervensi di tingkat desa. Ia menekankan bahwa program Desa Cemara dan Reksosek sangat membantu dalam menyusun perencanaan desa yang berkualitas, terutama terkait penanggulangan kemiskinan. Jeje berharap agar desa-desa yang menjadi locus program ini mendapatkan perhatian dalam alokasi anggaran.
Sementara itu, Kepala Desa Sukahaji, Abdul Hayat, mengapresiasi program Desa Cemara, yang merupakan singkatan dari “Cerdas, Mandiri, dan Sejahtera, ucapnya. Selasa,(15/10/2024).
“Menurutnya, program ini mendorong desa untuk memanfaatkan teknologi digital guna mencapai pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Abdul Hayat juga menegaskan bahwa langkah-langkah konkret yang telah dilakukan Desa Sukahaji, bekerja sama dengan Bappenas, sangat membantu dalam mencapai target pengentasan kemiskinan.
Pantauan awak media,acara ini berlangsung di Hotel Harmoni Garut. (T.Wirama)