Bupati Garut Tatap Muka dengan 65 Kades, Tegaskan Komitmen Tata Kelola Desa yang Bersih dan Partisipatif

- Jurnalis

Selasa, 8 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan Rapat Koordinasi tingkat Kecamatan dan Desa di Aula Desa Cidatar, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Selasa (8/7/2025).

GARUT BERKABAR, Cisurupan – Dalam upaya memperkuat sinergi dan pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin langsung Rapat Koordinasi Kecamatan dan Desa yang digelar di Aula Desa Cidatar, Kecamatan Cisurupan, Selasa (8/7/2025).

Rakor ini diikuti oleh para kepala desa dari 65 desa yang tersebar di lima kecamatan, yakni Kecamatan Cilawu, Cisurupan, Bayongbong, Cigedug, dan Sukaresmi. Kegiatan ini menjadi bagian dari kewenangan bupati dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan di tingkat desa.

Baca Juga :  Kapolres Garut Ikuti Upacara Peringatan Hari Pahlawan di Setda

Dalam arahannya, Bupati Syakur menekankan pentingnya transparansi dan perbaikan tata kelola desa, khususnya dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Ia mengingatkan para kepala desa untuk tidak menjadikan APBDes sebagai alat kompromi politik atau kepentingan pribadi.

“APBDes itu pintu awal untuk mewujudkan janji politik dan program pembangunan. Jangan sampai dikelola semaunya. Dana yang besar harus digunakan sebaik mungkin, pekerjaan harus bagus, awet, indah, dan mengutamakan partisipasi masyarakat,” tegas Syakur.

Bupati juga menyoroti meningkatnya peran media sosial dalam mengawasi kinerja aparatur desa. Menurutnya, suara-suara publik di platform seperti TikTok, Facebook, dan Instagram menjadi cermin keterbukaan dan harapan masyarakat terhadap transparansi pengelolaan dana desa.

Baca Juga :  Pemkab Garut Anugerahkan Penghargaan kepada 25 Camat atas Keberhasilan Capaian PBB-P2

“Saya sering lihat komentar di media sosial, banyak yang meminta audit desa. Ini menjadi alasan saya harus hadir langsung, karena jika ada persoalan di desa, saya juga ikut bertanggung jawab,” ungkapnya.

Bupati Syakur menegaskan bahwa dirinya dan para kepala desa sama-sama dipilih oleh rakyat dan memiliki misi yang sama, yaitu melayani masyarakat. Ia mengajak seluruh kepala desa untuk meningkatkan kinerja dan membangun kepercayaan publik melalui tata kelola yang akuntabel dan melibatkan warga secara aktif.(red).

Penulis : Rizky

Editor : Admin

Sumber Berita : Diskominfo Kab.Garut

Follow WhatsApp Channel garutberkabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tinjau TPA Pasir Bajing, Bupati Garut Pastikan Warga Terdampak Asap Mendapat Penanganan Medis
82 Ahli Waris di Garut Terima Santunan Kematian Rp2,659 Miliar
Enam Atlet Garut Siap Berlaga di PESONAS II 2026, Sekda Beri Dukungan dan Motivasi
Bantu Warga Dapatkan Layanan Medis, PDGI Garut Gelar Operasi Celah Bibir dan Cabut Gigi Gratis
Pascakebakaran Pasar Andir, Pemkab Garut Mulai Bersihkan Lokasi dan Siapkan Pasar Darurat
Anggaran Jaminan Kesehatan Garut Tembus Rp196 Miliar, Pemkab Tata Ulang Kepesertaan PBI
Garut Matangkan Transformasi RSUD dr. Slamet, Standar Smart Hospital Jadi Acuan Pengembangan
Bulan Dana PMI Garut 2026 Resmi Dimulai, Syakur Dorong Kepedulian Kemanusiaan
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:54 WIB

Tinjau TPA Pasir Bajing, Bupati Garut Pastikan Warga Terdampak Asap Mendapat Penanganan Medis

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:43 WIB

82 Ahli Waris di Garut Terima Santunan Kematian Rp2,659 Miliar

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Enam Atlet Garut Siap Berlaga di PESONAS II 2026, Sekda Beri Dukungan dan Motivasi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:55 WIB

Bantu Warga Dapatkan Layanan Medis, PDGI Garut Gelar Operasi Celah Bibir dan Cabut Gigi Gratis

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Pascakebakaran Pasar Andir, Pemkab Garut Mulai Bersihkan Lokasi dan Siapkan Pasar Darurat

Berita Terbaru

Pemerintahan

82 Ahli Waris di Garut Terima Santunan Kematian Rp2,659 Miliar

Senin, 12 Okt 2026 - 11:43 WIB